03 Juli 2012

Memberi itu Indah


Ketika saya melihat seorang teman memberikan sebuah boneka pada kecengannya yang tengah berulang tahun, sesaat saya jadi teringat ketika saya juga pernah memberikan sesuatu pada seseorang yang juga tengah berulang tahun, tapi itu dulu. :). ketika teman saya memberikannya dan kecengannya itu terlihat senang dengan tersenyum penuh ketulusan, aduh begitu indah pemandangannya, serasa ingin lagi memberi pada seseorang yang sangat spesial, tapi pada siapa, hehe. Tapi toh pada dasarnya memberi bukan hanya pada pacar saja, terkadang kita selalu lupa dan melupakan sekeliling, artinya ketika kita punya pacar kadang kita rela dan di bela-belain seolah mampu memberikan segalanya, namun kadang kita lupa pada orang yang punya cinta sejati yaitu orang tua terutama ibu, dan kadang kita juga lupa untuk memberi pada teman, dan juga orang-orang yang memang tengah membutuhkan untuk “diberi”.

Ya saya sendiri mengakui kalau saya sepenuhnya belum bisa memberi banyak pada siapapun, saya memberi sebatas pada kemampuan saya, dan tentu saja memberi itu bukan hanya dengan uang, banyak cara untuk bisa memberi, lihat saja matahari ia selalu dan hanya memberikan sinarnya, karena memang itu yang ia punya, artinya apa yang kita punya sekalipun itu terbatas bukan berarti tidak bisa memberi, memberikan senyum dan kasih sayang yang tulus sepenuh hati itu sepertinya jauh lebih indah, dibanding dengan segenggam uang. Seperti teman saya itu, dia tidak memberikan perhiasan atau apapun yang melimpah (karena saya tahu teman saya itu belum mampu untuk beli perhiasan, hehe) di hanya memberikan sebuah boneka, tapi dengan ketulusan dan keikhlasan boneka bukan saja hanya sekedar boneka tapi boneka yang diberikannya itu jadi mempunyai arti tersendiri bagi yang menerimanya.

Dan akhirnya yang jadi pertanyaan saya selanjutnya, apakah teman saya itu setelah memberi boneka pada kecengannya lantas jadian? Saya tidak tahu karena sepenuhnya itu adalah urusan teman saya, saya hanya mendo’akan yang terbaik saja, kalaupun di tolak jangan khawatir ambil lagi saja bonekanya :D

 jam 11.15 siang yang panas
dari ruang kantor di lantai 3



     

Tidak ada komentar:

Posting Komentar