08 Mei 2009

GUBUK TERNAK

Kursi goyang yang kududuki ternyata terbuat dari tulang belulang sapi yang selalu marah-marah di depan muka nenekku.

“nenek membelinya dimana?”

“oh, nenek membelinya dari markas sapi.”

Pantas saja sapi itu suka kelihatan aneh.

Memakai kacamata hitam dan berjemur sambil minum jus.

Nenek juga yang selalu berdandan genit terlalu memanjakannya.

Kandangnya terbuat dari emas lengkap dengan kasur empuknya.

Makanannya pun sama dengan denganku dan nenek.

Yang membuat nenek heran, kenapa sapi itu tidak mau minum susu? Kalau di paksa malah marah-marah.

Makanya nenek menyambelihnya dan dagingnya nenek berikan kepada katak yang selalu memakai mahkota yang selalu ada di tengah-tengah kolam.

Karena menurut nenek tulang-tulang sapi itu lebih berguna.


Bandung, 2007

Tidak ada komentar:

Posting Komentar