Bertatap wajah berharap akan menjadi cerah.
Sajak-sajak tertumpah.
Mengelabui hati, membutakan mata.
Akhirnya lelah menguntai kata-kata indah.
Setelah pelangi terbawa pergi.
Menghilang untuk beberapa musim.
Dan menjadi iblis di tanah yang indah.
Wajahnya berseri dalam jarak tak terpandang.
Setopan Setiabudi, 2006
Tidak ada komentar:
Posting Komentar