08 Mei 2009

NADA

Kita yang berlari.

Mereka yang berdiam diri.

Jari jemari tak pernah henti membuat karya.

Kita yang bernada sumbang menjadi nilai.

Kita bukan angka-angka di balik mata uang.

Hanya dipaksa untuk selaras.

Melupakan nada-nada urban dijalanan.

Dan kita akan selalu ada ditengah-tengah suara kendaraan tak beraturan.


Bandung, 2008

Keur niggali nu ngamen di jalan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar